A P D U
(ALIANSI PEJUANG DEMOKRATISASI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA)
Jl. Babaran Gg 6 UH3,No 782, Cileban Baru, RT 29,RW 07, Umbulharjo
=============================================================
Kronologis Pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM UTY) sampai terjadi pemberian sanksi keras, berupa Droup Out (DO) dan skorsing

Selasa, 22 Maret 2011
Para Penggagas (Dasril Hi.Usman, Sirajuddin, Maksum Fahrudi, Maman Suratman, M.Asdar Abdullah, T. Risangchayo P. Bima, Budi Arfansyah, Dhermawan, Cahrudin, Ismullah, Fitrianto) menyelanggarakan ajang Silaturahmi antar UKM-HMJ se-UTY dengan agenda diskusi mengenai wadah tertinggi kemahasiswaan (BEM UTY). UKM-HMJ yang hadir terdiri dari : MENWA, PSH TERATAI/SILAT, HIMASIKOM, FORMA, HIMATIKA, ROBOTIKA, SERVIAM, FORMASI, DHARMAPALA, FORKAM, ORMAS BOLA, HMTE, HMTI, VOLLI dan Individu-Individu Mahasiswa.

05.30 WIB
Sekitar waktu tersebut 12 dari 13 UKM-HMJ yang hadir menyepakati pembentukan wadah tertinggi kemahasiswaan melalui vooting. UKM-HMJ yang Abstain adalah MENWA.
Setelah melakukan vooting, dibentuklah wadah Persiapan Kongres BEM UTY dengan kepanitiaan yang di ketuai oleh T. Risangchayo P. Bima. Wadah tersebut adalah Forum Ikatan Mahasiswa UTY.
Selang beberapa hari para penggagas BEM UTY bertemu dengan Pak Yunus Indra Purnama yang pada saat itu menjabat sebagai wakil rektor bidang administrasi umum dan keuangan. Dari hasil pertemuan tersebut pak Indra menyampaikan bahwa saat ini UTY belum membutuhkan BEM karena masih ada HMJ dan UKM sebagai wadah aspirasi mahasiswa dan birokrasi tetap bersikukuh menolak adanya BEM UTY. Ironisnya setelah ada wacana pembentukan BEM UTY, kampus mengeluarkan aturan tidak boleh melakukan aktifitas di kampus melebihi pukul 21.00 WIB dan mahasiswa dilarang menginap di dalam kampus atau sekretariat organisasi.

Jumat, 25 Maret 2011, Pukul 17.00 WIB – Selesai
Forum Ikatan Mahasiswa UTY Melakukan Kongres di lantai 2 Fakultas Teknik UTY. Peserta yang hadir adalah individu-individu mahasiswa berjumlah 43 orang yang berasal dari Fakultas/Jurusan Sistem Informasi, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Arsitektur, Sistem Komputer, FSB/Sastra Inggris, FE/Manajemen, Psikologi. Namun UKM-HMJ yang sudah menyepakati pada saat konsolidasi pertama menghadiri acara kongres. Adapun individu-individu UKM-HMJ yang hadir tidak mau membawa atau mengatasnamakan lembaga mereka. Kami menilai ketidakhadiran mereka karena provokasi atau intimidasi yang dilakukan oleh rektorat agar tidak menghadiri acara kongres.
Dari acara kongres terebut menghasilkan wadah tertinggi kemahasiswaan yang disebut dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UTY. Adapun struktur kepengurusan terpilih adalah T. Risangchayo P. Bima sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) dan Maman Suratman sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahasiswa pertama.

Sabtu, 26 Maret 2011, Jam 11.30 WIB.
Presma terpilih (Bima) dipanggil untuk menghadap Pak Arif selaku Dekan Fak. Sains dan Teknologi dan ditemani oleh Budi Arfansyah, M Asdar, Marsio dan Anggit untuk menceritakan kronologis hasil kongres dan Pak arif mengatakan tidak akan pernah disetujui pembentukan BEM UTY serta jangan lagi terlibat dalam aktifitas pembentukan BEM UTY. Setelah memenuhi panggilan tersebut, pihak birokrasi kampus (Pak Arif) menelpon orang tua Bima (yang dalam keadaan sakit) agar anaknya tidak lagi mengikuti kegiatan BEM UTY tersebut. Akibatnya Bima mengurangi aktifitas BEM UTY tersebut.

Minggu, 17 April 2011, Jam 15.00WIB
Dikarenakan pihak kampus tidak memberi izin atau memberi legalitas BEM UTY, maka kami struktur BEM UTY terpilih dan beberapa individu-individu mahasiswa melakukan konsolidasi untuk menindaklanjuti permasalahan legalitas BEM UTY di sekretariat Mahardhika Jl. Babaran Gg. 6 UH 3, No 782, Cileban Baru, RT 29/RW 07, Umbulharjo, Yogyakarta. Dari pertemuan tersebut menghasilkan wadah perjuangan baru dengan nama Aliansi Pejuang Demokratisasi UTY (APDU) dengan koordinator langsung oleh Sekjen BEM UTY, Maman Suratman.

Sabtu, 28 Mei 2011, Jam 11.00 WIB
Budi Arfansyah dipanggil Pak Agus Sudjarwadi selaku Kaprodi Sistem Informasi untuk menghadap ke ruangannya. Sampai di ruangan Pak Agus, Budi Arfansyah langsung diajak ke ruangan Pak Arif selaku Dekan Fak. Sains dan Teknologi dan Pak Arif menanyakan perihal rencana Aksi pada Senin, 30 Mei 2011 di UTY kampus 2 dan mengintrogasi Budi Arfansyah perihal hasil rapat pada malam Sabtu, 27 Mei 2011. Pak Arif mengatakan, “Jangan melakukan aksi karena jika mas Budi masih mau aksi besok, maka kami akan memberikan surat tanpa landasan. Surat yang dimaksud tidak dijelaskan.

Jam 13.00 WIB
Maman Suratman dipanggil oleh Ibu Tatit selaku Dekan Fak. Sastra & Budaya. Dia pun diminta untuk membatalkan aksi pada Senin, 30 Mei 2011 dan memberikan ancaman akademik jika melakukan aksi tersebut.

Jam 17.00 WIB.
Ardy HI.Usman dipanggil oleh Ibu Respati selaku Dekan Psikologi UTY untuk menghadap ke ruangan Dekan untuk dimintai keterangan perihal rencana aksi Senin, 30 Mei 2011 di UTY kampus 2 dan mengintruksikan agar membatalkan Aksi dengan kompensasi akan dibentuk organisasi se-Universitas dalam waktu 3 hari terhitung dari Sabtu, 28 Mei 2011.
Sampai batas waktu yang dijanjikan oleh pihak kampus tidak ada konfirmasi mengenai pembentukan organisasi yang telah dijanjikan, sehingga kami sepakat untuk melakukan aksi di kampus 2 UTY pada Selasa, 31 Mei 2011.

SELASA, 31 MEI 2011
Kronologis Aksi Aliansi Pejuang Demokratisasi UTY (APDU)
“Bangun Demoktratisasi kampus dan berikan legalitas BEM UTY ”

Selasa,31 Mei 2011.
08.00 WIB :
Massa aksi berkumpul di depan indomart Jl.Glagah Sari sekitar kampus 2 UTY.

08.15 WIB – 09.00 WIB :
Massa aksi bersiap merapikan barisan, lalu massa aksi berjalan dari indomart menuju titik kedua yaitu depan kampus 2 UTY Fakultas ekonomi (FE)

09.00 WIB – 09.06 WIB :
Aliansi Pejuang Demokratisasi UTY (APDU), tiba didepan kampus 2 UTY Fakultas ekonomi. Ketika Massa Aksi akan menyebrang jalan menuju Gerbang Kampus dan langsung dihadang oleh pihak keamanan kampus (SATPAM) dan merebut atribut Aksi (bendera, poster, spanduk dan megapon) secara paksa tanpa proses negoisasi.

09.06 WIB – 09.18 WIB :
Terjadi pemukulan beberapa massa aksi oleh keamanan kampus serta preman-preman bayaran kampus. Pemukulan ini mengakibatkan massa aksi terluka, diantaranya:

1. Arif hasibuan mengalami memar di pipi dan robek dibagian bibir bawah,
2. Maman memar di bagian atas alis dan dileher serta bagian bibir atas,
3. Rudi terkena pukulan dibagian punggung,
4. Dasril dadanya terkena tendangan dan semprotan Gas yang mengakibatkan Muntah-muntah dan tenggorokan kering seketika,
5. Ridho kena pukul dan semprotan gas yang sasarannya terhadap pernafasan,
6. Budi kena dibagian atas alis, tergores dilegannya dan terkena semprotan gas yang mengakibatkan tenggorokannya kering seketika.

09.18 WIB :
Massa aksi dibawa ke dalam Kampus dan kemudian dibawa ke POLSEK Umbulharjo Oleh Kepolisian Umbulharjo.

09.30 WIB :
Sebagian kawan-kawan diamankan ke Kapolsek Umbulharjo serta dimintai keterangan dan membuat surat pengaduan

10.03 WIB :
Kawan-kawan sepakat untuk minta pertanggungjawaban kapolsek dengan tuntutan: Kapolsek harus bertanggung jawab, dan mengusut tuntas atas pemukulan terhadap massa aksi.
11.00 WIB :
Kawan-kawan yang terluka langsung dibawa kerumah sakit untuk melakukan Visum.

11.30 WIB :
Kawan-kawan bubar menuju sekretariat MAHARDHIKA dan PEMBEBASAN untuk beristirahat

Koordinator Umum Aksi (Maman Suratman)

Sabtu, 4 juni 2011.
Beberapa mahasiswa UTY yang ikut dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 mendapat surat panggilan. Di antara Mahasiswa yang mendapat surat panggilan adalah Ardy HI Usman, Budi Arfiansyah, Ridho, Fitrianto, Ismullah, Maman Suratman, Maksum Fahrudi dan lain-lain untuk menghadap birokrasi kampus yang terdiri dari PR I, PR II, PR III, Dekan dan Kaprodi untuk dimintai keterangan perihal Aksi 31 mei 2011 tersebut.

Dari hasil pertemuan tersebut beberapa mahasiswa terkena sangsi dan hukuman yang berbeda-beda dari kampus,yaitu

1. Sdr. Dermawan
No.Mhs. 3105211040
Program Studi Sistem Komputer S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2010/2011 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Saudara diberi peringatan keras untuk tidak mengulangi butir 1 dan 2. Apabila terbukti saudara mengulangi butir 1 dan 2 akan diberikan sangsi seberat-beratnya dicabut kedudukannya sebagai warga UTY.”

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

2. Sdr. M Asdar Abdullah
No.Mhs. 3195111120
Program Studi Teknik informatika S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2009/2010 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Saudara diberi peringatan keras untuk tidak mengulangi butir 1 dan 2. Apabila terbukti saudara mengulangi butir 1 dan 2 akan diberikan sangsi seberat-beratnya dicabut kedudukannya sebagai warga UTY.”

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

3. Sdr. Yayan Hadi Saputra
No.Mhs. 6105111050
Program Studi Sistem Psikologi S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2010/2011 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Saudara diberi peringatan keras untuk tidak mengulangi butir 1 dan 2. Apabila terbukti saudara mengulangi butir 1 dan 2 akan diberikan sangsi seberat-beratnya dicabut kedudukannya sebagai warga UTY.”

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

4. Sdr. Cahrudin
No.Mhs. 3095111216
Program Studi Teknik Informatika S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2009/2010 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Saudara diberi peringatan keras untuk tidak mengulangi butir 1 dan 2. Apabila terbukti saudara mengulangi butir 1 dan 2 akan diberikan sanksi seberat-beratnya dicabut kedudukannya sebagai warga UTY.”

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

5. Sdr. Budi Arfansyah
No.Mhs. 3105321001
Program Studi Sistem Informasi

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2010/2011 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang saudara tandatangani pada tanggal 06 Juli 2010.
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Saudara tidak diperkenankan mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan lainnya selama 6 Bulan terhitung tanggal 6 juni 2011.”

Selama menjalani sanksi Saudara tidak diperkenankan menggunakan nama/atribut UTY dalam bentuk apapun dan untuk keperluan apapun.

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

6. Sdr. Maman Suratman
No.Mhs. 2105111005
Program Studi Sastra Inggris S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2010/2011 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang Saudara tandatangani 17 Mei 2010.
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
c. Surat pernyataan kesediaan menerima sanksi yang sudah Saudara tandatangani pada tanggal 28 Mei 2011
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Saudara tidak diperkenankan mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan lainnya selama 12 Bulan terhitung tanggal 6 juni 2011.”

Selama menjalani sanksi Saudara tidak diperkenankan menggunakan nama/atribut UTY dalam bentuk apapun dan untuk keperluan apapun.

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

7. Sdr. Maksum Fahrudi
No.Mhs. 6105111058
Program Studi Psikologi S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2010/2011 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang Saudara tandatangani pada tanggal 31 Mei 2010,
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Dicabut kedudukan Saudara sebagai warga Universitas Teknologi Yogyakarta terhitung mulai 06 juni 2011.”

Demikian Surat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

8. Sdr. Dasril HI Usman
No.Mhs. 6095111050
Program Studi Psikologi S-1

Dengan Hormat,

Sehubungan Dengan :
a. Pelanggaran Saudara atas surat pernyataan sebagai Mahasiswa Baru T.A 2010/2011 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang Saudara tandatangani pada tanggal 12 Februari 2010,
b. Keterlibatan Saudara dalam aksi tanggal 31 Mei 2011 yang telah menimbulkan keonaran di Kampus II UTY, dan telah diklarifikasi pada Saudara tanggal 04 Juni 2011,
dan berdasarkan rapat Rektorat Hari Sabtu, 04 Juni 2011, maka dengan ini Saudara diberikan sanksi sebagai berikut :
“Dicabut kedudukan Saudara sebagai warga Universitas Teknologi Yogyakarta terhitung mulai 06 juni 2011.”

Demikian surat ini dibuat untuk menjadi perhatian

Catatan : Ada beberapa mahasiswa yang tidak tercantum dalam kronologis ini hanya mendapatkan surat peringatan keras.

Senin, 6 Juni 2011, Jam 10.00 WIB.
Aliansi Pejuang Demokratisasi UTY kembali melakukan aksi ke DINAS Yogyakarta dan Kopertis untuk menuntut “Berikan Legalitas BEM UTY dan Usut Tuntas Kasus Penganiayaan yang dilakukan Oleh Satpam UTY terhadap Mahasiswa”

10.00 WIB
Massa Aksi Berkumpul di depan Kampus I UAD.

10.30 WIB
Massa Aksi kemudian aksi longmarch ke DIKNAS Yogyakarta dan berorasi selama 1 jam.

11.30 WIB
Massa Aksi kembali ke parkiran depan kampus I UAD untuk mengambil motor kemudian konvoi menuju Kopertis DIY.

11.45 WIB
Massa Aksi tiba di kantor Kopertis DIY

11.45 WIB
Massa Aksi Merapikan barisan kemudian masuk kedalam kantor Kopertis dan melakukan orasi.

12.15 WIB
Kordinator Kopertis DIY menerima perwakilan massa Aksi untuk melakukan audiensi terkait persolan mahasiswa dengan pihak birokrasi UTY. Perwakilan yang masuk adalah Ardi HI Usman (UTY), Darfan (UTY), Budi Arfansyah (UTY), Arif hasibuan (Pembebasan), Kuswanto (SMI) dan Wisnu (Gertak).
Dari hasil audiensi tersebut pihak kopertis berstatement akan memanggil pihak birokrasi kampus UTY untuk dimintai keterangan terkait persolan yang telah diadukan mahasiswa UTY ke Kopertis dengan catatan Mahasiswa UTY harus melengkapi data berupa kronologis tidak diijinkannya pembentukan BEM UTY sebagai landasan pemanggilan.

12.45 WIB
Kordinator keluar menghadap massa Aksi yang berada di luar untuk memberikan statement akan memanggil pihak birokrasi kampus UTY untuk dimintai keterangan terkait persolan yang telah diadukan mahasiswa UTY ke Kopertis dengan catatan Mahasiswa UTY harus melengkapi data berupa kronologis tidak diijinkannya pembentukan BEM UTY sebagai landasan pemanggilan.

13.00 WIB
Massa Aksi membubarkan diri dengan menyanyikan lagu Internationale.

Koordinator Umum APDU (Maman Suratman/081242525897)
Humas APDU (Dasril Hi Usman/082138120602) & (Arif Hasibuan/085261643444)

Organisasi yang terlibat dalam perjuangan:
– Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (Pembebasan),
– Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI),
– Gerakan Tolak Komersilisasi Kampus UGM,
– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
– Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND),
– Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI),
– DLL

Iklan